Selasa, 25 Maret 2014

PENGERTIAN PSIKOTERAPI


SEJARAH PSIKOTERAPI

Psikoterapi berawal dari upaya menyembuhkan pasien yang menderita penyakit jiwa, berabad-abad yang lalu orientasi  upaya mengusir roh jahat dengan cara tidak manusiawi seperti (mengisolasi, mengikat, memasung, memukul). Philipe Pinel Melakukan pendekatan bersifat manusiawi, yang berorientasi kasih sayang (love  mendirikan asylum - Anton Mesmer Mempergunakan oriented approach) - teknik hypnosis & sugesti, teknik hypnosis kemudian digunakan oleh Jean Martin Charcot - Paul Dubois Merumuskan & menekankan peranan penting teknik berbicara (speech technique, talking cure) yang digunakan kepada pasien. Paul Dubois tercatat sebagai “The First Psychotherapiest” - Joseph Breuer (senior dari Sigmund Freud) & Sigmund Freud - menggunakan teknik hypnosis & teknik berbicara dalam  talking cure yaitu upaya menyembuhkan pasien-pasien hysteria.

DEFINISI

Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu-ilmu psikologi yang digunakan untuk mengatasi gangguan kejiwaan atau mental seseorang.

Umumnya psikoterapi dianjurkan bila seseorang bergulat dengan kehidupan, masalah hubungan atau kerja atau masalah kesehatan mental tertentu, dan isu-isu atau masalah yang menyebabkan banyak individu yang besar rasa sakit atau marah selama lebih dari beberapa hari. Ada pengecualian untuk aturan umum, tetapi sebagian besar, tidak ada salahnya untuk pergi ke terapi bahkan jika Anda tidak sepenuhnya yakin Anda akan mendapat manfaat dari itu. Jutaan orang mengunjungi psikoterapis setiap tahun, dan sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa orang yang melakukannya manfaat dari interaksi. Kebanyakan terapis juga akan jujur dengan Anda jika mereka yakin Anda tidak akan mendapatkan keuntungan atau pendapat mereka, tidak perlu psikoterapi.

Kebanyakan psikoterapi cenderung berfokus pada pemecahan masalah dan berorientasi pada tujuan. Itu berarti pada awal perawatan, Anda dan terapis Anda memutuskan perubahan spesifik yang Anda ingin lakukan dalam kehidupan Anda. Tujuan ini akan sering dipecah ke dalam tujuan dicapai lebih kecil dan dimasukkan ke dalam rencana pengobatan formal. Sebagian psikoterapis hari bekerja dan fokus pada membantu Anda untuk mencapai tujuan tersebut. Hal ini dilakukan hanya melalui berbicara dan membahas teknik yang dapat menyarankan terapis yang dapat membantu Anda lebih menavigasi daerah-daerah yang sulit dalam kehidupan Anda. Seringkali psikoterapi akan membantu mengajar orang tentang gangguan mereka juga, dan menyarankan mekanisme bertahan tambahan bahwa orang tersebut dapat menemukan lebih efektif.

Ciri psikoterapi :

1. Proses : Interaksi 2 pihak, formal, profesional, legal, etis
2. Tujuan : Perubahan kondisi psikologis  pribadi yang positif / optimal (afektif, kognitif individu - perilaku/kebiasaan)
3. Tindakan, berdasar : - ilmu (teori2), teknik, skill yang formal - assessment (data yang diperoleh melalui proses assessment – wawancara, observasi, tes, dsb)

Tujuan terapi :
1
.  .       memperkuat motivasi klien untuk melakukan hal yang benar
2.      mengurangi tekanan emosional
3.      mengembangkan potensi klien
4.      mengubah kebiasaan
5.      memodifikasi struktur kognisi
6.      memperoleh pengetahuan tentang diri
7.      mengembangkan kemampuan berkomunikasi & hubungan interpersonal
8.      meningkatkan kemampuan mengambil keputusan
9.      mengubah kondisi fisik
1.      mengubah kesadaran diri
1.    mengubah lingkungan social

Psikoterapi yang paling berhasil ketika individu memasuki terapi sendiri dan memiliki keinginan kuat untuk berubah. Jika Anda tidak ingin mengubah, perubahan akan lambat datang. Ubah berarti mengubah aspek-aspek kehidupan Anda yang tidak bekerja untuk Anda lagi, atau berkontribusi masalah atau isu yang sedang berlangsung. Hal ini juga yang terbaik untuk menjaga pikiran yang terbuka sedangkan di psikoterapi, dan bersedia untuk mencoba hal baru yang biasanya Anda tidak dapat melakukannya. Psikoterapi sering sekitar menantang seseorang ada serangkaian keyakinan dan sering, seseorang sangat diri. Hal ini paling berhasil apabila seseorang mampu dan mau untuk mencoba melakukan hal ini dalam lingkungan yang aman dan mendukung.



Sumber :  
 



     Supriyadi. T., & Indrawati. E (2011) Psikologi Konseling. Jakarta: Inti Prima.

Subandi. 1996. Pola Perilaku Mencari bantuan pada keluarga pasien gangguan jiwa (Pattern     of Care Seeking Behavior among Families of the Mentally Ill Patients). Jurnal Psikologi. 2:1-10.
 
http://belajarpsikologi.com/sebuah-pengantar-psikoterapi/

http://www.e-jurnal.com/2013/09/jurnal-penelitian-psikoterapi.html
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar